Jenis Bunga Yang umum Di Temukan Di Indonesia

Jenis Bunga Yang umum Di Temukan Di Indonesia

Petani Bunga – Indonesia terkenal dengan budaya tradisionalnya, orang-orang yang ramah, dan sumber daya alam yang indah seperti tempat-tempat yang luar biasa, pemandangan, flora dan fauna. Jika Anda seorang pencari kehidupan alami dan senang melihat bunga-bunga indah di sekitar Anda, berikut adalah daftar bunga-bunga umum di Indonesia yang mungkin membuat Anda merasa kagum akan kejayaannya.

Berikut Ini Adalah Jenis Bunga Yang umum Di Temukan Di Indonesia

Melati (Jasminum sambac)

Melati adalah salah satu bunga nasional Indonesia yang mewakili Indonesia sebagai ‘bunga nasional’ sejak tahun 1993. Bunga yang cantik namun tenang ini memiliki mahkota bunga mini putih. Baunya harum dan rileks, dan Anda bisa tahu aromanya dari beberapa meter.

Jenis bunga ini digunakan sebagai simbol kemurnian dan kesederhanaan. Beberapa suku di Indonesia menggunakannya sebagai aksesori untuk melengkapi penampilan tradisional mereka pada acara tradisional seperti pernikahan, dan upacara budaya lainnya.

Anggrek Bulan (Phalaenopsis amabilis)

Anggrek Bulan atau “Anggrek Bulan” dalam bahasa Inggris juga merupakan jenis bunga yang termasuk sebagai bunga nasional Indonesia, mewakili ‘bunga menawan’ di Indonesia.

Kemudian, ia memiliki fitur yang sangat indah dengan mahkota bunga putih lebar dan sedikit bagian kekuningan di tengahnya. Ini memancarkan aroma wangi yang disukai oleh pecinta bunga. Bunga ini hidup sebagai epifit yang membutuhkan dukungan dari tanaman inangnya.

Anggrek Hitam (Coelogune pandurate)

Anggrek hitam atau Anggrek Hitam hidup di hutan Kalimantan Timur. Ini dinominasikan sebagai maskot fauna dari provinsi ini juga. Terlihat sangat eksotis dengan mahkota bunga hitam yang dihiasi sedikit garis kehijauan dan pusat berbulu. Lebih jauh lagi, kolektor anggrek perlu menjangkau lebih dalam untuk memiliki keindahan ini sebagai salah satu koleksi mereka.

Atau, siapa pun di antara Anda yang tidak mampu membayar mahal, Anda dapat menemui keindahan ini di cagar alam Kersik Luway di provinsi Kalimantan Timur.

Giant Padma (Rafflesia Arnoldii Flower)

Bunga ini berbeda dari Bunga Bangkai yang sebenarnya, tetapi serupa karena aroma wanginya yang kuat memancar.

Rafflesia arnoldi telah dipilih menjadi Bunga Nasional Indonesia sejak tahun 1993. Rafflesia arnoldi memiliki mahkota bunga kemerahan terbesar di antara semua jenis bunga di dunia dengan diameter hingga 100 cm.

Bunga ini memiliki siklus hidup pendek selama sekitar 9 bulan dan setelah itu mekar selama sekitar 7 hari saja, dan kemudian mati. Jadi, Anda sebaiknya bertanya kepada orang lokal terlebih dahulu ketika Anda berencana melihat keindahan ini begitu Anda mengunjungi Indonesia.

Bunga Bangkai (Amorphophallus gigas)

Bunga Bangkai secara internasional terkenal sebagai “bunga mayat” yang menyebarkan bau bangkai di sekitar. Berbeda dengan Padma Raksasa yang serupa, bunga ini memiliki batang bunga panjang yang biasanya tumbuh hingga 3 meter.

Kebun Raya Cibodas, pada tahun 2004, pernah mencatat Amorphophallus gigas tertinggi dengan ketinggian 3,16 meter.

Edelweiss (Amaphalis javanica)

Edelweiss menjadi salah satu bunga yang paling dicari di kalangan pendaki gunung di Indonesia. Mereka biasanya memasangnya untuk memberikannya kepada orang-orang yang mereka cintai sebagai simbol cinta mereka. Baca lebih lanjut tentang Fakta Bunga Edelweiss di Indonesia

Cara para pendaki memilihnya mengorbankan nyawa mereka karena biasanya tumbuh di tepi tebing. Itu tidak akan layu dan akan tetap seperti itu, seperti terakhir kali Anda menancapkannya dari tanah dan itulah sebabnya semua orang melambangkan cinta abadi dengan kehadiran bunga Edelweiss.

Dadap Merah (Erythrina variegate)

Dadap Merah adalah salah satu bunga asli dari Indonesia. Bunga-bunga ini sering dengan mudah ditemukan di trotoar.

Bunga ini biasanya berfungsi sebagai tanaman untuk membantu memperindah lingkungan. Burung suka hinggap di batang Dadap Merah. Baca lebih lanjut tentang Tanaman Menarik di Indonesia

Cempaka (Magnolia champaca)

Cempaka adalah bunga kekuningan yang wangi dengan pohon kayu besar. Ini adalah identitas provinsi Aceh dan dikenal sebagai “Bongong Jeumpa”. Bunga ini terkait dengan tempat-tempat suci.

Di sisi lain, orang Aceh menggunakan bunga ini untuk membantu mereka mengharumkan ruangan dengan memasukkan bunga Cempaka ke dalam baskom penuh dengan air, atau secara kimia mengekstrak minyaknya dan mengubahnya menjadi campuran parfum.

Kenanga (Cananga odorata)

Ada beberapa spesies kenanga di bumi, dan salah satunya (yaitu Cananga odorata) hidup di Indonesia. Pohon kenanga suka tumbuh di daerah kering dengan banyak sinar matahari. Memiliki bunga berwarna hijau kekuningan berbentuk seperti bintang laut.

Di sisi lain, Cananga odorata dapat dengan mudah ditemukan di provinsi Sumatera Selatan. Orang Indonesia menggunakan bunga ini untuk melengkapi tradisi budaya mereka.

Kamboja (Plumeria)

Kamboja is internationally known as “Frangipani flower”. We used to see only in religious places like cemeteries and other places, but now that has changed. Kamboja can be used as external and internal drugs, garden decoration, and even snacks when we turn it into “flower tempura”.

Meanwhile, in Bali, Kamboja especially used as floral offerings to complete ceremonial traditions.

Artikel Terkait : Cara Menanam Bunga Dalam 5 Langkah Mudah

Kemuning (Murraya paniculate)

Kemuning mekar sepanjang tahun yang bagus untuk menghiasi lingkungan di sekitarnya. Memiliki mahkota bunga putih dengan tanaman seperti semak.

Selain manfaatnya sebagai pagar tanaman, Kemuning juga dapat menjadi pengobatan alami kami untuk menyembuhkan rematik, memar, diare, dan disentri. Dan itu dapat membantu kita menurunkan berat badan, menenangkan kulit, dan masalah kesehatan lain yang kita derita.

Kembang sepatu (Hibiscus rosasinensis)

Bunga jenis ini tumbuh subur di daerah tropis dan subtropis. Memiliki mahkota bunga merah muda yang indah dengan kecantikan tambahan dari tangkai putiknya dengan warna kekuningan.

Orang memilih Kembang Sepatu sebagai hiasan alami ekstra untuk tempat outdoor atau di luar rumah. Manfaat lainnya adalah diberikan sebagai persembahan bunga, untuk memoles sepatu, pewarna makanan, dan perawatan tradisional. Bunga kering juga bisa digunakan sebagai teh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *